Legitimasi

Posted: November 22, 2011 in partai politik, pemilihan presiden

Legitimasi dianggap penting bagi pemimpin pemerintahan, karena para pemimpin pemerintahan dari setiap sistem politik berupaya keras untuk mendapatkan atau mempertahankannya. Dengan adanya legitimasi yang dimiliki oleh seorang pemimpin dapat menimbulkan kestabilan politik dan memungkinkan terjadinya perubahan sosial dan membuka kesempatan yang semakin besar bagi pemerintah untuk tidak hanya memperluas bidang-bidang kesejahteraan yang hendak ditangani, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan.

Seperti halnya konsep kekuasaan dan kewenangan, legitimasi juga merupakan konsep yang menimbulkan hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin. Legitimasi dapat diartikan dalam arti luas dan arti sempit, dalam arti luas adalah dukungan masyarakat terhadap sistem politik, sedangkan dalam arti sempit merupakan dukungan masyarakat terhadap pemerintah yang berwenang. Antara kekuasaan normatif dan kualitas pribadi berkaitan erat dengan legitimasi.[1]

Legitimasi juga merupakan suatu tindakan perbuatan hukum yang berlaku, atau peraturan yang ada, baik peraturan hukum formal, etnis, adat-istiadat, maupun hukum kemasyarakatan yang sudah lama tercipta secara sah.[2] Jadi, dalam legitimasi kekuasaan, bila seorang pemimpin menduduki jabatan dan memiliki kekuasaan secara legitimasi (legitimate power) adalah bila yang bersangkutan dianggap absah memangku jabatannya dan menjalankan kekuasaannya.

Adapun cara-cara yang digunakan untuk mendapatkan dan mempertahankan legitimasi dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu:

  1. Simbolis yaitu dengan cara menumbuhkan kepercayaan terhadap masyarakat dalam bentuk simbol-simbol seperti kepribadian yang baik, menjunjung tinggi nilai- budaya dan tradisi.
  2. Prosedural yaitu menjanjikan kesejahteraan materiil kepada rakyat, seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan lebih baik,  kesempatan kerja lebih besar, dan menjamin tersedianya pangan yang dibutuhkan rakyat.
  3. Materiil yaitu dengan cara mengadakan pemilihan umum untuk menentukan para wakil rakyat, perdana menteri, presiden, dan sebagainya. Para anggota lembaga tinggi negara atau referendum untuk mengesahkan suatu kebijakan umum. [3]

Pada umumnya, pemimpin pemerintahan yang mendapatkan legitimasi berdasarkan prinsip-prinsip legitimasi tradisional, ideologi, dan kualitas pribadi cenderung menggunakan metode simbolik.

Berdasarkan prinsip pengakuan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah maka legitimasi dikelompokkan menjadi lima tipe yaitu:

  1. Legitimasi Tradisional adalah rakyat memberikan dukungan dan pengakuan terhadap pemerintah karena berasal dari keluarga kaya yang dipercaya harus memimpin rakyat.
  2. Legitimasi Ideologi adalah memberikan dukungan dan pengakuan terhadap pemimpin karena pemimpin tersebut dianggap dapat melaksanakan ideologi dengan baik.
  3. Legitimasi Kualitas Pribadi adalah diberikannya pengakuan dan dukungan dari rakyat kepada pemimpin karena memiliki kualitas pribadi yang baik, seperti prestasi cemerlang dan penampilan pribadi.
  4. Legitimasi Prosedural adalah rakyat memberikan dukungan dan pengakuan kepada pemimpin pemerintahan karena pemimpin tersebut mendapatkan haknya melalui jalur hukum yang benar.
  5. Legitimasi Instrumental adalah rakyat memberikan pengakuan dan dukungan kepada pemimpin pemerintahan karena pemimipin tersebut menjanjikan atau menjamin kesejahteraan materiil kepada rakyat. [4]

 

Dalam kehidupan nyata biasanya para pemimpin pemerintahan tidak hanya menggunakan satu tipe, tetapi juga mengkombinasikan dari dua tipe atau lebih sesuai dengan struktur dan tingkat perkembangan masyarakatnya.

 


[1] Ramlan Surbakti, Memahami Ilmu Politik,(PT. Gramedia, Jakarta, 1992), hal. 92

[2] Inu Kencana, Ilmu Politik, (Jakarta, PT. Rineka Cipta, 2000), hal. 52

[3] Surbakti, Op.cit. hal. 96

[4] Surbakti, op.cit. hal 97-98

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s